Apa itu Sunburn? Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Article Read Duration 6 menit membaca

Sunburn adalah kondisi kulit yang umum dan sering dianggap sepele, namun bisa memiliki dampak serius bagi kesehatan kulit jangka panjang. Kondisi ini terjadi ketika paparan sinar matahari melebihi kapasitas kulit untuk melindungi dirinya sendiri, mengakibatkan kerusakan yang bisa berujung pada kemerahan, rasa sakit, dan dalam kasus yang lebih serius, lepuhan. 

Di balik ketidaknyamanan yang ditimbulkannya, sunburn merupakan sinyal bahwa kulit telah mengalami kerusakan DNA yang dapat memicu mutasi sel dan meningkatkan risiko pengembangan kanker kulit. Di banyak tempat di dunia, sunburn dianggap sebagai masalah kesehatan umum, terutama selama musim panas atau di wilayah dengan paparan sinar UV tinggi. 

Oleh karena itu, memahami cara mengatasi sunburn, mengenali gejala awal, dan mencegah terjadinya dengan menggunakan perlindungan yang adekuat, seperti tabir surya dengan spektrum luas, sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah masalah jangka panjang. 

Apa itu Sunburn? 

Sunburn adalah kondisi yang terjadi ketika kulit terpapar sinar matahari berlebihan sehingga menyebabkan kerusakan pada lapisan terluar kulit. Sunburn bisa terasa sangat menyakitkan dan umumnya terlihat sebagai kemerahan pada kulit yang terkena. 

Dalam banyak kasus, sunburn juga bisa menimbulkan gejala tambahan seperti bengkak dan lepuhan. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan sementara tetapi juga bisa meningkatkan risiko kerusakan kulit jangka panjang, termasuk kanker kulit.1

Penyebab Sunburn 

Penyebab utama sunburn adalah paparan berlebihan terhadap sinar ultraviolet (UV) yang berasal dari matahari. Sinar UV ini dapat merusak DNA sel kulit, yang pada gilirannya memicu reaksi peradangan yang dikenal sebagai sunburn.2 Sumber lain dari sinar UV, seperti lampu tanning dan sumber cahaya buatan lainnya, juga dapat menyebabkan kondisi serupa jika kulit terpapar terlalu lama.

Faktor Risiko Sunburn 

Beberapa kondisi membuat seseorang lebih rentan mengalami sunburn. Berikut faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko sunburn3:

  • Memiliki warna kulit cerah atau sensitif terhadap paparan matahari

  • Riwayat keluarga dengan masalah kulit akibat sinar UV

  • Tinggal atau beraktivitas di daerah dengan intensitas sinar matahari tinggi

  • Berada di dataran tinggi di mana sinar UV lebih kuat

  • Lokasi geografis dekat khatulistiwa

  • Beraktivitas di luar ruangan antara pukul 10.00–16.00 ketika sinar UV berada di puncaknya

Baca juga: Mengenali Alergi Matahari dan Cara Menghadapinya

Gejala dari Sunburn 

Sunburn bisa muncul dalam beberapa tanda fisik maupun sistemik. Gejala yang umum dirasakan meliputi:

  • Kulit memerah dan terasa panas

  • Rasa sakit atau sensasi perih saat disentuh

  • Pembengkakan di area yang terbakar

  • Lepuhan pada kasus yang lebih parah

  • Gejala tambahan seperti demam, menggigil, sakit kepala, atau rasa lemas

Pada sunburn berat, gejala bisa meluas dan memerlukan penanganan medis, terutama jika disertai dengan lepuhan yang luas dan gejala sistemik.4

Cara Mengatasi Sunburn 

1. Mendinginkan Kulit

Gunakan kompres dingin atau mandi dengan air dingin untuk mengurangi panas dan rasa perih pada kulit.

 

2. Menghidrasi Kulit

Aplikasikan lotion yang menenangkan, seperti aloe vera atau produk mengandung kedelai, untuk membantu mempercepat pemulihan dan menenangkan kulit yang terbakar.5

 

3. Menjaga Cairan Tubuh

Penting untuk minum air lebih banyak karena sunburn dapat membuat tubuh kehilangan cairan dan meningkatkan risiko dehidrasi.

 

4. Mengonsumi Obat Anti-Peradangan

Obat anti-inflamasi seperti ibuprofen dapat membantu meredakan rasa sakit dan pembengkakan jika diperlukan.

 

5. Konsultasi Medis

Untuk sunburn yang disertai lepuhan luas atau gejala sistemik, segeralah berkonsultasi dengan dokter kulit.

Rekomendasi Produk untuk Mengatasi Kulit Terbakar Matahari

Untuk membantu pemulihan kulit setelah terbakar matahari sekaligus mencegah kerusakan lebih lanjut, berikut dua produk yang dapat digunakan sebagai perawatan harian maupun pendukung penyembuhan.

1. La Roche-Posay Cicaplast Baume B5+

La Roche-Posay Cicaplast Baume B5+ adalah moisturizer yang membantu menenangkan dan menghidrasi kulit yang teriritasi, termasuk kulit yang baru mengalami sunburn. Formulanya dirancang untuk memperbaiki skin barrier sehingga kulit menjadi lebih resilient dan pulih lebih cepat. 

Kandungannya mencakup Tribioma untuk menyeimbangkan mikrobioma kulit, Panthenol untuk menenangkan kulit, dan Madecassoside untuk membantu pemulihan kulit dan meredakan iritasi.

Baca juga: 6 Rekomendasi La Roche-Posay Moisturizer Terbaik

2. La Roche-Posay Anthelios UVMune 400 Invisible Fluid SPF50+

La Roche-Posay Anthelios UVMune 400 Invisible Fluid SPF50+ adalah sunscreen spektrum luas dengan filter UV Mexoryl 400 yang memberikan perlindungan tinggi terhadap UVB, UVA, hingga ultra-long UVA. Teksturnya sangat ringan dan tidak meninggalkan whitecast, sehingga nyaman digunakan sehari-hari, termasuk untuk kulit sensitif dan kering.

Anthelios UVMune 400 efektif membantu mencegah sunburn, mempertahankan perlindungan skin barrier, dan mengurangi risiko kerusakan kulit jangka panjang akibat paparan sinar matahari.

Baca juga: 5 Sunscreen Terbaik dari La Roche-Posay, Cocok untuk Kulit Sensitif

Temukan produk La Roche-Posay di Official Store La Roche-Posay Indonesia di berbagai marketplace ternama maupun drugstore terdekat. Gunakan juga fitur Spotscan+, teknologi analisa kulit online berbasis AI yang membantu memberikan rekomendasi perawatan sesuai kebutuhan kulit Anda.

[1] Mayo Clinic Staff. (2023). "Sunburn." Mayo Clinic. Retrieved March 13, 2024, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sunburn/symptoms-causes/syc-20355922 

[2] American Academy of Dermatology Association. (2023). "Prevent Sunburn."AAD. Retrieved March 13, 2024, from https://www.aad.org/public/everyday-care/sun-protection/sunscreen/patients/prevent-sunburn

[3] World Health Organization. (2023). "Ultraviolet radiation and the INTERSUN Programme." WHO. Retrieved March 13, 2024, from https://www.who.int/teams/environment-climate-change-and-health/radiation-ultraviolet 

[4] American Cancer Society. (2023). "Sun Safety." ACS. Retrieved March 13, 2024, from https://www.cancer.org/healthy/be-safe-in-sun.html 

[5] U.S. Food and Drug Administration. (2023). "Sun Protection." FDA. Retrieved March 13, 2024, from https://www.fda.gov/radiation-emitting-products/tanning/sun-protection 

KOMITMEN
KEAMANAN KAMI

Standar keamanan yang melampaui regulasi kosmetik internasional.